Welcome To

Welcome To
Tampilkan postingan dengan label musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label musik. Tampilkan semua postingan
Karinding adalah alat musik tradisional masyarakat sunda yang terbuat dari pelepah kawung (batang pohon aren), dan Awi (bambu). Sebuah alat musik yang cukup tua yang konon sebagai alat yang telah digunakan karuhun (orang tua) sejak jaman sebelum ditemukannya Kacapi, yang usia kecapi itu sendiri sudah mencapai lebih dari lima ratus tahun yang lalu. diperkirakan alat ini sudah lebih tua dari 600 tahun dan ada yang menyebutkan bahwa alat ini sudah dipergunakan sejak jaman purba dulu sekitar era megalitikum
Karinding sendiri tidak hanya ada di tatar sunda, malahan di Bali, ada yang disebut dengan Genggong, Tung kalo di Kalimantan yang pada dasarnya adalah karinding juga. Dan ternyata karinding bukan hanya terdapat di jawabarat dan beberapa daerah di Indonesia, akan tetapi di beberapa Negara lainpun ada, namun dengan nama dan bahan pembuat yang berbeda. Seperti alat musik juliab dali Tibet atau xomits dari Mongol.
Memainkan karinding

Karinding dimainkan dengan cara ditempelkan di mulut lalu dipukul-pukul ujungnya atau disentir melalui tali. Getaran antara si karinding dan mulut digabung dengan udara dari mulut menghasilkan suara yang gak biasa. “Tweew..tweew...”. kemudian yang lebih uniknya lagi, karinding ini mempunyai suara yang khas. Kalau F ya F, D ya D. Ukuran standar karinding adalah panjang 10 cm dan lebar 2 cm.
Perkembangan karinding
 
Karinding sebagai alat pengusir hama

Jaman dulu alat ini dimainkan. dimainkan pada malam hari oleh orang-orang sambil menunggui ladangnya di hutan atau di bukit-bukit, dan saling bersautan antara bukit yang satu dan bukit lainnya. Ternyata alat musik karinding bukan hanya sebagai alat untuk mengusir sepi dimalam hari tapi juga berfungsi untuk mengusir hama. Suara yang dihasilkan oleh alat musik karinding membuat hama padi tidak mendekat karena menyakitkan buat hama tersebut.

kenapa Karinding mampu menghasilkan suara yang bisa mengusir hama?

Suara yang dihasilkan berupa getaran yang tidak begitu jelas terdengar oleh telinga manusia, dalam ilmu suara, suara yang dihasilkan masuk kedalam kategori suara low desibel, yang getaran ini cuma bisa didengar oleh jenis binatang jenis insect, konon inilah yang dikenal sekarang sebagai suara ultrasonik.
 
Karinding sebagai alat musik tradisional

Pada awalnya karena suara dari tiap karinding yang ditiup oleh orang orang pada jaman dahulu mempunyai suara suara yang unik. Sehingga apabila dimainkan secara bersamaan akan membentuk suatu musik yang enak didengar. Apalagi bila dimainkan dengan alat musik tradisional lain seperti angklung, kecapi dan lain lain. Suara yang dihasilkan Karinding berkesan magis, apalagi jika didengar malam-malam yang sepi. Oleh karena itu pada jaman dahulu karinding sering dipakai untuk upacara dan ritual adat tradisional. Dan terkadang pada saat menyambut raja datang atau pernikahan.
 
Karinding sebagai alat musik modern

Seiring perkembangan jaman, alat musik karinding mulai terlupakan. Keberadaan karinding mungkin tidak banyak yang mengenal. Meski usianya telah lampau, tapi bentuk maupun suaranya masih terasa asing di telinga masyarakat Sunda pada umumnya. Namun itu semua berubah ketika sekelompok anak muda di kota bandung mencoba menngenalkan alat musik ini kembali ke masyarat.
Seperti contohnya group musik local bandung bernama Karinding attack. Karinding Attack ini dimotori oleh seniman bernama Man Jasad. Man Jasad terkutuk hatinya setelah membaca artikel berjudul karinding telah punah. Kemudian bersama teman temannya sesama musisi dan beberapa musisi karinding, Man Jasad membentuk Karinding Attack. "Karinding Attack" muncul sebagai grup musik yang mensosialisasikan alat musik karinding dan membawa warna baru pada musik tradisional ini. Kerinding Attack menyatukan musik Karinding dengan musik Rock atau cadas karena Sebagian besar anak muda kota bandung menyukai musik rock. Sehingga mereka berfikir untuk mensosialisasikan karinding dengan musik cadas. Sehingga kesan kuno atas alat musik itu sendiri berasur angsur hilang. Bahkan terkadang Karinding Attack mengkolaborasikan musik karinding dengan musik lain. Seperti Jazz, Pop, Melayu, Dangdut bahkan Rap.usaha merka pun tak sia sia, hasilnya munculah berbagai komunitas karinding di kota bandung. Ada yang hanya menjadikan karinding sebagai hobi atau bahkan membuat group band yang serupa dengan Karinding Attack.
Tidak hanya di bandung, bahkan group musik karinding pun sampai ke Jepang. Di Jepang ada komunitas karinding yaitu Komunitas Karinding Jepang ( KOKAR ). Komunitas ini mengkolaborasikan, karinding, celempung, kalimba (alat musik berasal dari afrika selatan) kacapi dan suling di lengkapi dengan kecrek. Tidak tanggung tanggung, group musik ini membuat para penonton disalah satu event internasional yang diadakan Unicef di jepang berdecak kagum. Tidak ketinggalan, musisi lokal bandung lainnya pun memodifikasi karinding agar mudah dimainkan yaitu Karinding Toel. Sesuai dengan namanya Karinding Toel di mainkan dengan cara ditoel(dicolek) oleh jari tangan. Karinding Toel adalah karinding hasil modifikasi Bapa Asep Nata, yang kebetulan merupakan salah satu Dosen Karawitan di STSI Bandung. Karinding Toel hasil modifikasi ini memiliki kelebihan yaitu sudah mempunyai tangga nada, baik pentatonis maupun diatonic (do-re-mi-pa-so-la-si-do , da mi na ti la da). Bahkan selain itu ada aplikasi memainkan karinding di Aplle Store. Selain itu, beberapa SMA negeri Di Kota bandung menjadi Karinding Sebagai Alat Musik Yang diperlajari di Mata Pejalaran Seni Musik.

Pesan
- Mengajak mengenal kebudayaan negera ini dan ikut serta melestarikannya dan menambah rasa cinta pada negara ini.
- Alat musik tradisional tidak selamanya kuno dan ketinggalan jaman.
- Belajar dari seniman yang melakukan perubahan untuk karinding.
- Lakukan dari hal yang kecil
- Lakukan perubahan didasarkan karena hati.





Baca Selengkapnya....
Linkin Park, Band beraliran rock yang berasal dari Amerika Serikat Ini mengeluarkan Album Baru!. Album yang ke-4 ini berjudul Berjudul "A Thousand Suns". Album baru Linkin Park selalu menjadi sesuatu yang besar di dunia rock. Album Linkin Park "A Thousand Suns" akan dilepas ke pasaran mulai 14 September 2010. Linkin Park juga menyatakan bahwa singel pertama dari album ini adalah lagu "The Catalyst". Setelah tiga tahun peluncuran album sebelumnya "Minutes To Midnight", para fans Linkin Park sudah sangat menanti album baru dari band rock asal California ini. tapi jangan khawatir!. tidak usah menunggu sampai tanggal 14 september. Album Linkin Park "A Thousand Suns" bisa di download disitus-situs download yang ada. so, saya sediakan link download album terbaru Linkin Park "A Thousand Suns". Listen Linkin Park New Album and Keep Rock!! \m/

password : www.downloadbox.org
Baca Selengkapnya....
pada awalnya, saya menemukan suatu Lagu Dilaptop saya dengan judul Bilur dari Sarasvati. entah darimana lagu itu berasal. yang pasti ketika pertama kali didengar, lagu ini cukup membuat saya merinding tapi dilain pihak, saya juga penasaran dengan lirik dan lagu ini. setelah saya cari-cari lewat om google, ternyata saya menemukan suatu fakta yang cukup mengejutkan. berikut bait awal lagu bilur

Selendang bersulam sutra, biduri lembayung jingga...
Saksi mati tuk bersaksi, gelimang pesona diri..
Belia usia dulu, ruap cinta tlah menggebu...
Samar kulihat dunia...tak sadar semua fana...
Sekilas lihatlah mega, anugerah tiada tara...
Ini tak adil untukku, halimun hitam merasuk...
Ceracau getir ibunda, gemertak sengap hatinya...
Firasat tak penah salah...Hanya kuberbuat... Ulah....

lagu ini menceritakan tentang hidup seorang perempuan. Sosok wanita ini biasa dipanggil Mae. Dengan paras yang cukup cantik, dan talentanya yang luar biasa di dunia tarik suara seni tradisional mampu membuat banyak orang berdecak kagum untuknya. Pada masanya, beliau cukup tenar dikalangan seniman tradisional. Tidak ada yang tahu bagaimana kisah hidupnya, sampai akhirnya ajal menjemputnya secara tiba-tiba, dari situ terkuak semua yang pernah terjadi padanya semasa hidup. Ini memang sangat janggal, karena proses menuju terkuaknya cerita seorang Mae sangat rumit dan tidak masuk akal.

Berdasarkan cerita dari bibir ke bibir, sampailah cerita itu ke telinga seorang bernama sarasvati. sarasvati sendiri merupakan seorang penyanyi yang Saat itu juga saya merasa tergugah akan kisah hidupnya yang pilu. Dan berujung pada dibuatnya lagu yang didikasikan untuknya berjudul "Bilur". Bilur sendiri...dalam kamus bahasa indonesia berarti 'bengkak kemerah-merahan ; bekas dipukul', dalam lagu berjudul "bilur", sarasvati menyambungkan kata bilur dengan kata hati yang berarti luka di dalam hati.

Dalam beberapa bait lirik diatas (tulisan cetak miring), tersirat bahwa hidupnya dulu bergelimang pesona, dia suka menggunakan selendang dan biduri (batu permata) pada saat menyanyi diatas panggung.Dulu dia adalah gadis penurut yang selalu ingin membahagiakan kedua orangtuanya, terlebih ibunya. Tapi disuatu saat, dia berontak tidak mau dikendalikan terus oleh sang ibu dan akhirnya memilih untuk menomorsatukan perasaannya dan menikah dengan laki-laki yang menurutnya adalah laki-laki yg dia "cinta"-i. Dia ingat, saat itu sang ibunda sangat menentang keputusannya, apa yang menjadi firasat ibunya tidak dia hiraukan. seperti lirik yang dinyanyikan sarasvati dalam lagu bilur

Semerbak dupa iringi kumelangkah..
Cungkupku hanya tanah...
Bilur hati merambah...
Akan datangkah bagiku...Kesempatan...
Bila tak ada titian...
Diri yang rupawan...
Bila tak ada titian...Jalan yang....Rupawan...


Lirik ini bermaksud menyiratkan suara hati Mae yang terluka setelah kematiannya, dimana dia merasa apa yang dia inginkan selama hidupnya ternyata tidak tercapai dan hanya berakhir sia-sia. Dia terbangun dan rumahnya kala ini hanyalah tanah. semakin dia meratapi kenangan semasa hidupnya semakin jauh dia merasakan keperihan di dalam hatinya.

Kepergiannya memang sangat tiba-tiba, tidak ada yang menyangka apalagi saat itu dia tengah mengandung 8 bulan. Kejadian demi kejadian terungkap setelah dia dan janin yang ada di perutnya dikubur bersama. Sampai pada suatu kejadian dimana rohnya merasuki raga seseorang dan memberikan sebuah lirik yang berisi cerita kisah hidupnya kepada seorang temannya semasa hidup yang notabene adalah seorang pencipta lagu. Liriknya berbahasa sunda, inti dari lagunya sendiri berisi tentang rasa sakit yang tak pernah hilang walau dibawa ke liang lahat dan permohonan maafnya kepada ibu saudara dan teman-teman yang pernah mengenalnya semasa hidup. Kebetulan, lagu yang berisi lirik buatan Mae dinyanyikan oleh ambu "Ida Widawati", pengisi lirik bahasa sunda di dalam lagu Bilur. Saat menyerahkan lagu "Bilur" kepada ambu Ida, sarasvati meminta agar beliau mengisi lirik bahasa sundanya, karena dia kesulitan dalam membuat lirik bahasa sunda. Dan sarasvati bercerita, kalau lagu bilur ini saya buat berdasarkan kisah Mae yang pernah dia dengar darinya. Ambu Ida sangat antusias saat itu, mengingat baru kali pertama untuknya membuat sebuah kolaborasi dengan musik non tradisional, apalagi tema lagu yang diusung mengangkat kisah hidup seorang penembang yang juga merupakan sahabatnya. Akhirnya terbuatlah lirik bahasa sunda di lagu "Bilur":

"Duh, teungteuingeun...tuntung lengkah...geuning...bet peurih..."


Arti dari lirik bahasa sunda ini menerangkan bahwa ini benar-benar menyakitkan....akhir langkahku ternyata tetap perih...dan selalu perih. Menurut saya, walau singkat...tapi lirik ini mengandung makna sangat kaya yang sangat mewakili perasaan seorang Mae (berdasarkan cerita demi cerita tentangnya). Lirik ini benar-benar bagus dan membuat saya merindiiiing. Kemudian ternyata, menurut info yang saya dapat, Ambu Ida bercerita kalau sebenarnya dia kesulitan saat mengisi lirik bahasa sunda ini. Tapi kemudian Mae datang menghampirinya dan memberikan lirik diatas untuk membantunya mengisi lagu "Bilur". Itu cukup janggal.tapi seketika itu juga membuat saya merasa sangat terharu.
berikut kutipan saya petik dari facebook sarasvati mengenai lagu bilur:

"Terimakasih Bu Mae....atas lirik yang indah...dan kisah yang bisa dijadikan pelajaran untuk siapa saja yang mendengarnya....saya yakin, Ibu sekarang sudah jauh lebih tenang... dan menemukan kebahagiaan disana, saya akan selalu berusaha mengingat dan mendoakan ibu..."

jadi, lagu ini sangat mempunyai arti filosofi yang sangat dalam, sebagai orang yang masih diberi kesempatan oleh sang maha pencipta untuk hidup, belajarlah dari pengalaman Mae tersebut.

Sumber : Facebook Sarasvati
Download Lagu Sarasvati - Bilur

Baca Selengkapnya....
Karinding, Seni Sunda Yang Menggeliat. Pada awalnya saya mengenal alat musik sunda itu, suling, gamelan, calung, angklung dan kendang. Ternyata masih banyak khazanah kesenian dan alat-alat musik sunda yang beredar tetapi tidak terpublikasi dan tidak diajarkan sewaktu sekolah. Saat ini, ada suatu group musik underground dan lumayan keren yang menggunakan alat musik ini sebagai alat musik utama. yaitu  ‘Karinding Attack”. Karinding sendiri terbuat dari bambu tua dan kering atau dari pelepah aren, alat musik tradisional yang dikategorikan sebagai permainan rakyat ini konon sudah ada di tanah Sunda sejak 300 tahun lalu. Karinding hanya bisa dimainkan dalam satu kunci nada yang dibunyikannya dengan meniup dan menggerakan bagian ujung. 

"Jika hanya kunci F maka F saja, jika kunci G ya G saja," jelas Dedi (42) dari Komunitas Hong dalam workshop karinding di even Bandung Kotaku Hijau, Lapangan Tegallega dari Sabtu-Minggu (2-3/8/2008).
Jika akan memainkan nada lainnya, lanjut Dedi, pemain karinding cukup mengatur pernafasan.

sebenarnya sekarang banyak kelompok Karinding semakin bertebaran. Namun, kebanyakan semua kelompok Karinding kurang mensosialisasikan alat musik yang cukup unik tersebut atau hanya dijadikan suatu hobi saja. namun, ditengah hal tersebut "Karinding Attack" muncull sebagai grup musik yang mensosialisasikan alat musik karinding dan membawa warna baru pada musik tradisional ini. Kerinding Attack menyatukan musik Karinding dengan musik Metal atau cadas. Sehingga timbul suatu musik yang unik yang enak didengar. Karinding Attack sendiri lebih memilih berkolaborasi dengan musik Metal karena background para personilnya yang berasal dari band-band metal yang cukup terkenal di Kota Bandung seperti "Man Jasad". berikut personil dari Karinding Attack:

Iman Zimbot : Toleat, Suling, Voice
Man Jasad : Karinding and voice
Mang Utun : Karinding
Kimung Core : Karinding and Celempung
Ameng GB : Karinding
Hendra : Karinding and Celempung
Okid Gugat : Karinding
Wisnu Jawis : Karinding



gambar karinding

Karinding Attack sendiri sudah tampil dibeberapa even musik di Kota Bandung. Salah satunya ketika pergelaran musik Underground, ‘karinding attack’ menyerang dari sisi lain. Ditengah musik-musik cadas, karinding attack muncul. selain itu karinding attack juga pernah berkolaborasi dengan beberapa band metal. Salahsatunya adalah burgerkill. Ternyata musik tradisional itu tidak selamanya norak dam ketinggalan jaman. tetapi ternyata bisa maju terus dan tetep berkarya di dunia musik Indonesia. Maju terus Karinding Attack! dan Yuuu mari kita ngarinding bareng!!



profile lengkap karinding attack : http://www.myspace.com/karindingattack

video clip karinding attack ft burgerkill & fadly-padi @mtv studio


link download lagu karinding attack : karinding attack-hampura emak
Baca Selengkapnya....
untuk para penggemar Muse, mungkin rekan-rekan semua sudah tidak sabar mendengarkan lagu lagu Muse terbaru, setelah merilis album The Resistance, kali ini muse hadir dengan membuat sebuah single terbaru berjudul "Neutron Star Collision (love is forever)". single ini merupakan single khusus yang dibuat oleh muse sebagai soundtrack untuk film yang mungkin rekan-rekan sudah tonton karena film ini sangat BOOMING. apa lagi selain "Twilight". seperti biasa dalam lagu ini, ciri khas dari Muse tidak hilang, meskipun membawakan lagu yang romantis, namun nuasa Rock dan irama yang khas merupakan ciri khas dari band tidak hilang. jadi dari pada menunggu langsung saja dengarkan lagu terbaru dari muse!

Link Download : Muse-Neutron Star Collision (love is forever) 



Baca Selengkapnya....
Burgerkill?, band yang sudah tidak asing lagi di telingan para pecinta musik indie dan band metal. Band asal bandung yang beraliran metal hardcore ini berdiri pada bulan Mei 1995 berawal dari Eben, scenester dari Jakarta yang pindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolahnya. Dari sekolah itulah Eben bertemu dengan Ivan, Kimung, dan Dadan sebagai line-up pertamanya. Band ini memulai karirnya sebagai sebuah side project yang ga punya juntrungan, just a bunch of metal kids jamming their axe-hard sambil menunggu band orisinilnya dapat panggilan manggung. Tapi tidak buat Eben, dia merasa bahwa band ini adalah hidupnya dan berusaha berfikir keras agar Burgerkill dapat diakui di komunitasnya. Ketika itu mereka lebih banyak mendapat job manggung di Jakarta melalui koneksi Hardcore friends Eben, dari situlah antusiasme masyarakat underground terhadap Burgerkill dimulai dan fenomena musik keras tanpa sadar telah lahir di Indonesia.

Walhasil line-up awal band ini pun tidak berjalan mulus, sederet nama musisi underground pernah masuk jajaran member Burgerkill sampai akhirnya tiba di line-up solid saat ini. Ketika dimulai tahun 1995 mereka hanya berpikir untuk manggung, pulang, latihan, manggung lagi dst. Tidak ada yang lain di benak mereka, tapi semuanya berubah ketika mereka berhasil merilis single pertamanya lewat underground phenomenon Richard Mutter yang merilis kompilasi cd band-band Bandung pada awal 1997. Nama lain seperti Full Of Hate, Puppen, dan Cherry Bombshell juga bercokol di kompilasi yang berjudul "Masaindahbangetsekalipisan" tersebut. Memang masa itu masa indah musik underground. Everything is new and new things stoked people! Tidak tanggung lagu Revolt! dari Burgerkill menjadi nomor pembuka di album yang terjual 1000 keping dalam waktu singkat ini.

Setelah mengenal nikmatnya menggarap rekaman, anak anak ini tidak pernah merasa ingin berhenti, dan pada akhir tahun 1997 mereka kembali ikut serta dalam kompilasi "Breathless" dengan menyertakan lagu "Offered Sucks" didalamnya. Awal tahun 1998 perjalanan mereka berlanjut dengan rilisan single Blank Proudness, pada kompilasi band-band Grindcore Ujungberung berjudul "Independent Rebel". Yang ketika itu dirilis oleh semua major label dengan distribusi luas di Indonesia dan juga di Malaysia. Setelah itu nama Burgerkill semakin banyak menghias concert flyers di seputar komunitas musik underground. The Antics went higher, semakin banyak fans berat menunggu kehadiran mereka diatas panggung. Burgerkill sang Hardcore Begundal!

Disekitar awal tahun 1999, mereka mendapat tawaran dari perusahaan rekaman independent Malaysia, Anak Liar Records yang berakhir dengan deal merilis album Three Ways Split bersama dengan band Infireal (Malaysia) dan Watch It Fall (Perancis). Hubungan dengan network underground di Malaysia dan Singapura berlanjut terus hingga sekarang. Burgerkill menjadi langganan cover zine independent di negara-negara tersebut dan berimbas dengan terus bertambahnya fans mereka dari negeri Jiran. Di tahun 2000, akhirnya Burgerkill berhasil merilis album perdana mereka dengan title "Dua Sisi" dan 5000 kaset yang di cetak oleh label indie asal Bandung, Riotic Records ludes habis dilahap penggemar fanatik yang sudah tidak sabar menunggu sejak lama. Di tahun yang sama, band ini juga merilis single "Everlasting Hope Never Ending Pain" lewat kompilasi "Ticket To Ride", sebuah album yang benefitnya disumbangkan untuk pembangunan sebuah skatepark di kota Bandung.

Single terakhir menjadi sebuah jembatan ke era baru Burgerkill, dimana masa awal mereka lagu-lagu tercipta hasil dari pengaruh band-band Oldschool Hardcore, Name it: Minor Threat, 7 Seconds, Gorilla Biscuits, Youth of Today, Sick of it All, Insted, Etc. Seiring dengan waktu, mereka mulai untuk membuka pengaruh lain. Masuklah pengaruh dari band band Modern Metal dan Newschool Hardcore dengan beat yang lebih cepat dan lebih agresif, selain itu juga riff-riff powerchord yang enerjik menjadi bagian kental pada lagu-lagu Burgerkill serta dilengkapi oleh fill-in gitar yang lebih menarik. Anak-anak ini memang tidak pernah puas dengan apa yang mereka hasilkan, mereka selalu ingin berbuat lebih dengan terus membuka diri pada pengaruh baru. Hampir semua format musik keras dilahap dan di interprestasikan kedalam lagu, demikianlah Burgerkill berkembang menjadi semakin terasah dan dewasa. Lagu demi lagu mereka kumpulkan untuk menjadi sebuah materi lengkap rilisan album kedua.

Beberapa Mainstream Achievement pun sempat mereka rasakan, salah satunya menjadi nominator Band Independent Terbaik ala majalah NewsMusik di tahun 2000. Awal tahun 2001 pun mereka berhasil melakukan kerjasama dengan sebuah perusahaan produk sport apparel asal Amerika: PUMA yang selama 1 tahun mensupport setiap kali Burgerkill melakukan pementasan. Dan sejak Oktober 2002 sebuah produk clothing asal Australia: INSIGHT juga mensupport dalam setiap penampilan mereka.

Pertengahan Juni 2003, Burgerkill menjadi band Hardcore pertama di Indonesia yang menandatangani kontrak sebanyak 6 album dengan salah satu major label terbesar di negeri ini, Sony Music Entertainment Indonesia. Dan setelah itu akhir tahun 2003, Burgerkill berhasil merilis album kedua mereka dengan title "Berkarat". Lagu-lagu pada album ini jauh lebih progressif dan penuh dengan teknik yang lebih terasah dibandingkan album sebelumnya. Hampir tidak ada lagi nuansa straight forward dan moshpart sederhana ala band standard Hardcore yang tercermin dari single-single awal mereka. Pada sector vocal dengan tetap mengedepankan nuansa depresif dan kelam, karakter vocal Ivan sang vokalis Bengal lebih berani dimunculkan dengan penulisan bahasa pertiwi dan artikulasi kata yang lebih jelas. Dan di sector musik pun, Toto, Eben, Andris dan gitaris baru mereka Agung semakin berani menjelajahi daerah-daerah baru yang sebelumnya tidak pernah dijajaki kelompok musik keras manapun di Indonesia.

Sebuah kejutan hadir pada pertengahan tahun 2004, lewat album "Berkarat" Burgerkill masuk kedalam salahsatu nominasi dalam salah satu event Achievement musik terbesar di Indonesia "Ami Awards". Dan secara mengejutkan mereka berhasil menyabet award tahunan tersebut untuk kategori "Best Metal Production". Sebuah prestasi yang mungkin tidak pernah terlintas di benak mereka, dan bagi mereka hal tersebut merupakan sebuah tanggung jawab besar yang harus mereka buktikan melalui karya-karya mereka selanjutnya.

Di awal tahun 2005 di tengah kesibukan mereka mempersiapkan materi untuk album ketiga, Toto memutuskan untuk meninggalkan band yang telah selama 9 tahun dia bangun bersama. Namun kejadian ini tidak membuat anak-anak Burgerkill putus semangat, mereka kembali merombak formasinya dengan memindahkan Andris dari posisi Bass ke posisi Drums dan terus melanjutkan proses penulisan lagu dengan menggunakan additional bass player. Sejalan dengan selesainya penggarapan materi album ketiga, tepatnya November 2005, Burgerkill memutuskan kontrak kerjasama dengan Sony Music Entertainment Indonesia dikarenakan tidak adanya kesepakatan dalam pengerjaan proyek album ketiga. So guys...these kids always have a great spirit to keep blowing their power, dan akhirnya mereka sepakat untuk tetap merilis album ke-3 "Beyond Coma And Despair" di bawah label mereka sendiri Revolt! Records di pertengahan Agustus 2006. Album ketiga yang memiliki arti sangat dalam bagi semua personil Burgerkill baik secara sound, struktur, dan format musik yang mereka suguhkan sangat berbeda dengan dua album sebelumnya. Materi yang lebih berat, tegas, teknikal, dan berani mereka suguhkan dengan maksimal disetiap track-nya.

Namun tak ada gading yang tak patah, sebuah musibah terbesar dalam perjalanan karir mereka pun tak terelakan, Ivan sang vokalis akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya ditengah-tengah proses peluncuran album baru mereka di akhir Juli 2006. Peradangan pada otaknya telah merenggut nyawa seorang ikon komunitas musik keras di Indonesia. Tanpa disadari semua penulisan lirik Ivan pada album ini seolah-olah mengindikasikan kondisi Ivan saat itu, dilengkapi alur cerita personal dan depresif yang terselubung sebagai tanda perjalanan akhir dari kehidupannya. "Beyond Coma And Despair" sebuah album persembahan terakhir bagi Ivan Scumbag yang selama ini telah menjadi seorang teman, sahabat, saudara yang penuh talenta dan dedikasi dengan disertai karakter karya yang mengagumkan. Burgerkill pun berduka, namun mereka tetap yakin untuk terus melanjutkan perjalanan karir bermusik yang sudah lebih dari 1 dekade mereka jalani, dan sudah tentu dengan menghadirkan seorang vokalis baru dalam tubuh mereka saat ini. Akhirnya setelah melewati proses Audisi Vokal, mereka menemukan Vicki sebagai Frontman baru untuk tahap berikutnya dalam perjalanan karir mereka.

Dan pada awal Januari 2007 mereka telah sukses menggelar serangkaian tour di kota-kota besar di Pulau Jawa dan Bali dalam rangka mempromosikan album baru mereka. Target penjualan tiket di setiap kota yang didatangi selalu mampu mereka tembus, dan juga ludesnya penjualan tiket di beberapa kota menandakan besarnya antusiasme masyarakat musik cadas di Indonesia terhadap penampilan Burgerkill. A written story just wouldn't enough, tunggu kejutan dan dengarkan album baru mereka, tonton konsernya dan rasakan sensai musik keras yang tak akan kamu lupakan...BURGERKILL HARDCORE BEGUNDAL IN YOUR FACE, WHATEVER!!!






link donwload untuk lagu burgerkill
burgerkill - heal the pain (new song 2010)
burgerkill - penjara batin
burgerkill - shadow of sorrow
burgerkill beyond coma and despair album (2006)
Baca Selengkapnya....

share

About