Welcome To

Welcome To
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Tiga orang alumni Universitas Indonesia (UI), Rudy Badil, Luki Sutrisno Bekti, dan Nessy Luntungan meluncurkan buku autobiografi seorang aktivis UI, Soe Hok-gie berjudul "Soe Hok-gie Sekali Lagi".Buku tersebut memuat perjalanan Gie (panggilan akrab untuk Soe Hok-gie) saat dirinya hidup dan beberapa tulisan mengenai dirinya dari teman-temannya.

"Buku ini dibuat untuk mengenang Gie melalui pemikirannya," kata Badil dalam acara peluncuran buku tersebut tersebut.


Dalam acara peluncuran buku itu juga hadir beberapa orang yang dekat dengan Gie semasa hidupnya, seperti Kartini Sjahrir yang juga merupakan anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) UI sama seperti Gie. Acara peluncuran buku tersebut tersebut juga bertepatan dengan 40 tahun meninggalnya Gie pada tanggal 16 Desember 1969 di puncak Gunung Semeru, Malang, Jawa Timur.

Buku tersebut terdiri dari 552 halaman dan terbagi dalam lima bab dan tersusun unik karena walaupun memuat informasi kejadian dan peristiwa yang berlangsung 40 tahun lalu, namun masih terasa jelas benang merahnya dengan situasi alam bangsa zaman sekarang.

Soe Hok-gie merupakan aktivis Angkatan 1966 yang juga merupakan salah satu pendiri Mapala UI. Gie, panggilan akrabnya, adalah sosok yang dikagumi oleh teman-temannya maupun orang lain karena pemikirannya yang cerdas dan sikapnya yang tegas dan berani dalam mengkritisi pemerintahan dizamannya. Dalam buku ini diceritakan tentang kehidupan sehari hari Soe Hok Gie, sepak terjang Soe Hok Gie dalam mengkritisa pemerintahan kala itu, kehidupan cinta Soe Hok Gie, Kegiatan Soe Hog Gie dalam kegiatan alam bebas dan pemikiran pemikiran Soe Hok Gie yang pasti sangat bermanfaat untuk kita. Jadi, buku ini SANGAT DIREKOMENDASIKAN untuk dibaca karena pasti kita dapat memperoleh suatu pelajaran yang berharga dari sosok seorang Soe Hok Gie


0 komentar:

Posting Komentar

share

About